MRIImaging Physics

Radiofrekuensi, Resonansi, dan Eksitasi

Jika pulsa radiofrekuensi (RF) yang memiliki frekuensi (42.58 MHz) sama dengan frekuensi Larmor jaringan dan saling tegak lurus terhadap medan magnet, maka RF akan diserap oleh inti proton dan akan terjadi resonansi. Pada resonansi RF melakukan dua hal, yaitu:

  1. Mengubah proton dari energi rendah yang memiliki arah paralel ke energi tinggi atau arah anti-paralel, dan proton tereksitasi.
  2. Menarik proton dan membuatnya berada dalam fase (in phase), serta tetap dalam posisi presesi.

Terdapat dua jenis pulsa RF digunakan dalam MRI, yaitu pulsa RF 180° dan pulsa RF 90°. Pulsa RF 180° memiliki energi total, sehingga mampu memberikan energi yang diperlukan untuk setiap proton untuk miring ke 180°. Pulsa RF 180o menyebabkan vektor magnet Mz ke arah –Mz.

Pulsa RF 90° adalah pulsa yang memiliki energi sama dengan setengah dari total energi dengan kemiringan setengah dari dipol. Dengan demikian, penerapan pulsa RF 90° akan membawa jumlah proton yang sama dalam posisi spin ke atas dan ke bawah, yang masih berada dalam fase (in phase) dan melanjutkan presesi. Mz direduksi menjadi nol dan fase koherensi dipol menghasilkan magnet transversal (Mxy) yang sama dengan kemiringan Mz ke 90°.

Pemindahan magnetisasi ekuilibrium terjadi ketika komponen magnetik dari pulsa eksitasi RF yang dikenal sebagai bidang B1 secara tepat dicocokkan dengan frekuensi prekursor proton. Frekuensi resonansi berhubungan dengan separasi energi antara proton dengan arah paralel dan anti-paralel.

Kekuatan medan magnet menentukan frekuensi resonansi jaringan. Frekuensi meningkat atau menurun secara linear dengan peningkatan atau penurunan kekuatan medan magnet. Pada hidrogen, frekuensi presesi proton pada masing – masing kekuatan medan magnet adalah 21.29 MHz (0.5 Tesla), 42.58 MHz (1 Tesla), 63.87 MHz (1.5 Tesla) dan 127,74 MHz (3 Tesla).

Radiofrekuensi, Resonansi, dan Eksitasi

Artikel MRI Forum MRI

Sumber:
Bushberg, Jerrold T., J. Anthony Seibert, Edwin M. Leidholdt, dan John M. Boone. 2012. The Essential Physics of Medical Imaging. Edisi Ketiga. Lippincott Williams & Wilkins. Philadelphia.

Thayalan, K. 2014. The Physics of Radiology and Imaging. Edisi Pertama. Jaypee Brothers Medical Publisher. New Delhi.

ARTIKEL

User Rating: 5 ( 1 votes)
Source
Bushberg, Jerrold T., J. Anthony Seibert, Edwin M. Leidholdt, dan John M. Boone. 2012. The Essential Physics of Medical Imaging. Edisi Ketiga. Lippincott Williams & Wilkins. Philadelphia.Thayalan, K. 2014. The Physics of Radiology and Imaging. Edisi Pertama. Jaypee Brothers Medical Publisher. New Delhi.
Show More

Wingghayarie Patra Gandhi

I am a radiological technologist whose vision is to make the field of radiology become more and more recognized.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button